Title
Deep Purple PDF Print E-mail
Deep Purple
Deep Purple adalah kelompok hard rock Inggris yang dianggap sebagai salah satu pelopor musik heavy metal bersama dengan Led Zeppelin dan Black Sabbath. Cikal bakal Deep Purple merupakan kreasi dari Jon Lord yang sebelumnya bermain untuk The Flowerpot Man bersama rekan pemusik lainnya, Chris Curtis, dan seorang pengusaha yang mencoba menjadi produser musik, Tony Edwards. Pada Bulan Desember 1967, Curtis merekrut Ritchie Blackmore yang ketika itu sedang mencoba nasib di Jerman bersama Neil Christian And The Crusaders.

Sebelum di Jerman, Blackmore pernah bergabung dengan The Outlaws dan Screaming Lord Sutch And The Savages. Lagu "The Address" dan "Mandrake Root" ditulis pada pertemuan pertama Blackmore dan Lord. Tak lama kemudian bergabung pula rekan pemetik bas Lord di The Flowerpot Man, Nick Simper. Untuk mengisi posisi vokalis serta penabuh drum, Lord dan Blackmore merekrut Rod Evans dan Ian Paice. Setelah sempat menamakan diri sebagai Roundabout, bulan Maret 1968 mereka resmi menjadi Deep Purple.

Sebelum memutuskan nama Deep Purple Nama nama lain yang sempay di usulkan sebagai nama band adalah "Orpheus", "Concrete God", juga nama "Sugarlump". Pada suatu pagi, Ritchie mengusulkan nama "Deep Purple" karena itu nama lagu favorit neneknya, yang cukup populer pada tahun 1920-an dan menjadi hit kelompok Nino Tempo And April Steven tahun 1963. Pada tahun 1969, nasib Simper dan Evans didepak secara tiba-tiba oleh Blackmore, Lord, dan Paice. Richtie keluar-masuk pub untuk mencari pengganti. Akhirnya, dia terkesan dengan dua personel Episode Six, Ian Gillan serta Roger Glover. Deep Purple dibentuk di Hertfordshire tahun 1968 oleh Chris Curtis yang kemudian merekrut Jon Lord dan Ritchie Blackmore. Grup ini semula bernama Roundabout. Namun Chris Curtis justru mengundurkan diri sebelum sempat merilis album. Jon dan Ritchie kemudian mengajak Nick Simper, Rod Evans, dan Ian Paice. Nama Deep Purple yang diusulkan oleh Ritchie Blackmore diambil dari judul lagu kesukaan nenek Ritchie Blackmore.

Album pertama mereka SHADES OF DEEP PURPLE berhasil menembus Amerika Serikat dan mencapai sukses disana. Namun di Inggris tempat tinggal mereka, Deep Purple belum banyak meraih penggemar bahkan setelah album kedua dirilis. Baru setelah Rod Evans dan Nick Simper digantikan oleh Roger Glover dan Ian Gillan dan merilis album ke 3 mereka DEEP PURPLE IN ROCK, publik Inggris mulai melirik album mereka. Deep Purple menjadi grup hard rock papan atas bersama Led Zeppelin dan Black Sabbath yang juga dari Inggris. Lagu-lagu mereka macam Speed King, Child In Time, Black Night, Fireball, Smoke on the Water, dan Highway Star sudah menjadi standar acuan para musisi hard rock setelah mereka. Beberapa nama besar tercatat pernah menjadi personel grup band legendaris ini. Di sektor vokalis ada David Coverdale dan Joe Lynn Turner. Sementara di posisi basis ada Glenn Hughes dan sebagai gitaris tercatat nama Tommy Bolin dan Joe Satriani.

Selama hampir 40 tahun malang melintang sudah 18 studio album dan 5 live album yang mereka rilis. Dengan formasi terakhir Ian Gillan (vocal), Steve Morse (guitar), Roger Glover (bass), Don Airey (keyboard), dan Ian Paice (drum) mereka terakir merilis album RAPTURE OF THE DEEP 2005 kemarin. Deep Purple pernah tercatat sebagai the world's loudest band pada Guinness Book of World Records dan telah menjual lebih dari 100 juta kopi album mereka. Grup band rock lawas, Deep Purple, meminta pada para penggemarnya untuk tak membeli album terakhir mereka. Menurut mereka, rekaman album itu adalah konser terburuk sepanjang perjalanan karir musik mereka. Sikap pelantun SMOKE ON THE WATER itu membuat jengkel pihak rekaman Sony BMG, yang telah meluncurkan album double live, NEC 1993, untuk membantu promosi tur terbaru Deep Purple. Vokalis Ian Gillian dan gitaris Ritchie Blackmore saling berseteru saat konser mereka di Birmingham, Inggris. Gillan menyebut pihak eksekutif dari label rekaman tersebut, atas keputusan mereka untuk meluncurkan NEC 1993, sebagai 'kucing gemuk oportunis'.
 
News image

CALLISTO

Callisto adalah salah satu band Jakarta yang sedang mejajakan kreatifitas bermusiknya di belantika musik Indonesia. Personil Callisto ... Read more

News image

Alice in Chains

Alice in Chains adalah kelompok musik rock berpengaruh yang dibentuk pada akhir tahun 1980-an di Seattle, Washington. Bersama... Read more

News image

HEAVEN & HELL - The Devil You Know

HEAVEN & HELL - The Devil You Know http://heavymetal.about.com/od/h/fr/heavenandhell-thedevilyouknow.htm   The reunion of the Ronnie James Dio era Black Sabbath... Read more

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.